Hati-Hati, Investasi Forex Bisa Rugi Akibat 3 Kesalahan Ini

investasi-forexForex termasuk salah satu dari banyak jenis investasi yang kerap digemari oleh berbagai kalangan, tak hanya mereka mahasiswa tetapi juga para pengusaha dan pebisnis. Dengan menggunakan teknologi canggih seperti sekarang ini, investasi forex bisa dilakukan di mana saja dan dalam waktu yang lebih fleksibel. Banyak orang beranggapan bahwa investasi forex adalah pilihan tepat bila ingin meraup keuntungan meroket dengan waktu yang sangat singkat. Hal ini benar adanya apabila terjadi kenaikan nilai mata uang karena keuntungan bisa diperoleh dari nilai pips atau poin yang bertambah. Namun demikian, ada hal yang dapat menyebabkan investasi forex gagal sehingga investor bisa rugi atau bahkan kehilangan modal seluruhnya. Berikut hal-hal yang dimaksud:

Memilih broker sembarangan

Broker bertindak sebagai penghubung antara trader atau investor dengan pasar forex. Jadi, perdagangan dapat berlangsung jika trader telah bekerjasama dengan broker terlebih dahulu. Melihat potensi bisnis yang cukup besar, maka tak heran bila timbul broker yang juga abal-abal untuk memakan uang investor semata. Tentu saja bisa rugi bila terjebak ke dalam genggaman broker yang demikian salah satunya selalu dikadalin dengan komisi yang dibebankan berjumlah besar. Oleh karenanya, harus pelu pertimbangan khusus dalam memilih broker terutama untuk trader pemula guna menghindari kerugian. Adapun kriteria broker yang sebaiknya dipilih ialah memiliki izin dari BAPPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi), memberikan beragam pelatihan sebelum masuk pasar, dan menyediakan fasilitas keamanan seperti stop loss dan robot forex.

Melakukan analisa sealakadarnya

Dalam perdagangan valutas asing analisa mata uang adalah bagian terpenting yang harus dilakukan. Tujuannya adalah untuk mengetahui berapa peningkatan nilai mata uang yang diperdagangkan dan apa yang harus dilakukan agar investasi tidak menimbulkan kekecewaan. Namun sayangnya, proses untuk mendapatkan hasil analisa yang benar-benar akurat sangat sulit karena memerlukan kemampuan tinggi sehingga banyak trader yang melakukan analisa sealakadarnya saja. Akibatnya hasil analisa tidak sesuai atau bertolak belakang, yang tadinya percaya bahwa bakal memperoleh keuntungan malah terjadi loss. Maka dari itu, sebelum terjun ke dunia forex trader pemula sangat disarankan memperkaya pengetahuan seputar valas termasuk cara menganalisa pergerakan mata uang dengan baik dan benar supaya hasilnya tepat.

Memakai stop loss lebih dari satu

Selain beberapa kesalahan di atas, yang juga menjadi penyebab trader mengalami kerugian adalah memakai stop loss lebih dari satu. Stop loss merupakan suatu aplikasi yang dapat digunakan trader untuk menghadang kerugian dalam jumlah besar dan juga menyimpan keuntungan yang diinginkan. Akan tetapi, kedua stop loss tidak bisa dipakai secara bersamaan karena hal ini hanya akan membuat perdagangan tetap dalam posisi terbuka secara otomatis sehingga kerugian bisa dialami. Dengan kata lain, kendatipun sebelumnya sudah pasang stop loss satu untuk meminimalisir kerugian, kemudian langsung pasang lagi (kedua) guna mengamankan keuntungan yang didapat, maka tindakan tersebut justru tidak akan menutup perdagangan dan membuat trading terus berlangsung hingga bisa kehabisan modal akibat penurunan nilai mata uang. Oleh Sebab itu, bagi trader penting menggunakan stop loss dalam tradingnya untuk menyiasati kerugian tapi tidak dengan dua stop loss bersamaan.

Investasi forex sekarang semakin banyak peminatnya karena melihat keuntungan yang diperoleh trader sukses relatif maksimal. Namun demikian, tidak sedikit trader yang stres karena mengalami kerugian atau gagal dalam investasinya dalam jumlah uang jutaan bahkan miliaran rupiah. Itulah sebabnya diperlukan pengetahuan yang baik bila ingin terjun ke dalam bisnis forex supaya bisa melakukan trading plan yang bagus agar hasil investasi juga memuaskan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *